dadakan!




2 malam kemarin, ada yang bolak-balik menghubungi saya ke line. seolah mengirimkan PING!!! PING!!! and I don’t care anymore. sampai pada akhirnya ada orang lain yang mungkin dimintaitolong olehnya ikut menghubungi saya. mengirimi pesan nan singkat, “hayu ketemu!”. and I wanna die to read that.
terlalu panik untuk menghadapi kenyataan kalau saya harus bertemu dia lagi. tapi tak apa, toh masalah saya sudah selesai dengan dia. kita baik-baik saja dan dia sudah punya pacar. jadi saya terbilang aman, mungkin dia yang tidak aman pada keadaan ini.
pukul 21.00 sayapun mengatakan, kalau mau ketemuan, sekarang, ke rumah langsung, minta izin. udah malem soalnya.
dan mereka langsung otw dari lokasi entah dimana berada ke rumah saya. 10 menit, “di depan”. I’m very surprised. enggak tau kenapa seneng aja ketemu mereka yang notabenenya pernah membahagiakan saya.
sempat gelagapan, tidak ada yang berani masuk dan memulai percakapan untuk minta izin ke orang tua saya kala itu. hingga akhirnya salah satu diantaranya berkata, Assalamualaikum, lalu tersenyum riang dan grogi.
barangkali tidak ada diantara mereka yang benar-benar pernah serius mendatangi keluarga pacarnya. pasti, sudah kuduga. sampai akhirnya mereka malah mengobrol dan asyik mengobrol hingga lupa sudah pukul 21.45. berkat izin dan keberanian mereka itulah, saya pergi bersama dua orang itu.
sesampainya di mobil, merekapun tak bertujuan, tak tau hendak ke mana, ngapain. sungguh, benar-benar dadakan. sampai pada akhirnya saya tetap dan terus di bully, “kok nggak punya pacar sih, kok belum mandi sih, kalau udah mandi kan enak liatnya, padahal tadi mau sekalian nglamar, dan basa-basi lainnya”.
tapi setidaknya saya tau, mana yang benar-benar pantas diingat dan dilupakan. sekalipun saya melupakan kisah pahit bersama siapapun dalam hidup, tapi dia tidak. mungkin saya sedikit berharga dihidupnya. mungkin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengen Liburan Bebas Cemas? Tokio Marine Aja!

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Beralih ke CASHLESS

TRUST ISSUE? sehat nggak, sih?