#ElsaReview Burlian Tere Liye

halo!
sudah pernah baca serial anak-anak mamak? sebagai anak sulung sekaligus punya adek 3 sama seperti cerita anak mamak ini, entah kenapa saya begitu merasa ngena dengan semua cerita di serial anak mamak ini. hanya saja, novel terakhirnya, Amalia belum saya baca. apakah di sini ada viewer yang bersedia meminjamkan novel bahkan membelikan saya? hahahaha ngarep




judul: burlian
penulis : tere liye
penerbit : republika

burlian, anak ketiga dari empat bersaudara ini adalah anak yang snagat spesial. ia lahir ketika suasana desa mulai mencekam, banyak hal menakutkan yang terjadi di belakang rumah. tanpa ambil pusing mamak tetap yakin kalau anaknya akan lahir dan sehat.

bandalnya bukan kepalang, disuruh sekolah, ia malah mengajak abangnya, Pukat untuk bolos sekolah. mereka pikir mamaknya tidak tahu, tetapi apa? muncul hal-hal yang meyakinkan kalau mereka berdua bolos, tidak dapat dipungkiri sepandai-pandainya tupai melompat, pasti keliatan, nah sama kayak bocah yang mau nipuin mamaknya. dikiranya amanlah nih nggak tau, eh eh ketauan juga! notes untuk semua para anak yang membaca ini, jangan sesekali membohongi orang tua. noted!

kemuian mereka berdua di hukum, kakak dan adik yang kompak sekali ya. setelah itu mereka tidak pernah bolos lagi. tetapi ada kejadian yang tidak bisa mereka buang jauh-jauh rasa penasarannya. lubuk larangan! yaaaa sudah berulang kali warga di desa di larang ke sana karena akan banyak hal yang tidak diinginkan terjadi, bahkan kabarnya ada buaya buas nan besar disana, yang kalau digigit sekali saja, manusia bisa langsung mati.

tapi, tidak ada kata takut bagi Pukat dan Burlian, mereka maju terus pantang mundur! sampai ketika mereka di sana. suasana berubah, kaki Burlian terjerumus ke dalam sungai, dan hanya sepersekian detik, buaya akan memakannya. tetapi nasib berkata tidak, bapak dan bakwo dar datang dan menancapkan senapan tepat di buaya tersebut. pengalaman membaca yang sangat menegangkan adalah ketika membaca Burlian ini, kisahnya benar-benar unpredictable. 

tapi anak ya hanyalah anak, mereka tidak mau mengerti bagaimana keadaan orang tuanya, sesualit apapun masalahnya mereka katakan ingin A, yaaa A, tidak menunggu jawaban lagi. apalagi kalau orang tua sudah berjanji. hal itulah yang membuat Burlian sempat kesal dan benci pada mamaknya sendiri. sehabis ia khatam baca quran, sepeda impiannya tak kunjung datang, padahal mamaknya sudah berjanji. tapi apa hendak di kata, mamak menggunakan uang itu untuk sekolah kak Eli, untuk biaya berobat wak Lihan.

sejatinya, orang tua tidak mau menyusahkan, membuat sedih anaknya, hanya saja terkadang sebagai anak kita terlalu keras kepala mempertahankan apa yang kita inginkan, tanpa kita tau lebih besar pengorbanan orang tua pada kita semasa hidupnya.

semoga yang membaca ini diberikan umur yg panjang dan keberkahan didalamnya, baik kepada dirinya sendiri, maupun kepada orang tuanya. Aamiin ya Allah.


thanks!
161118

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengen Liburan Bebas Cemas? Tokio Marine Aja!

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Beralih ke CASHLESS

TRUST ISSUE? sehat nggak, sih?