Day 14: THR with Zerowaste



Semua orang ingin THR, right?

Belakangan gencar banget tentang zerowaste. Tapi tau enggak sih kita zerowaste itu apa? Zerowaste seyogyanya adalah lifestyle seseorang yang lebih mementingkan kualitas akan sesuatu dibandingkan kuantitas dan berpaku pada lingkungan sekitarnya. Beberapa kali mungkin akan kebobolan juga, tapi ya namanya usaha gapapa ya. Hidup nol sampah emang sesuatu yang enggak mungkin banget sih. Cuma setidaknya kita bisa mengurangi.

Menyadari kalau apa yang sudah kita lakukan itu termasuk menzholimi lingkungan dan diri kita sendiri. Zerowaste mau tidak mau memaksa kita untuk selalu belajar tentang lingkungan. Termasuk tentang THR. Nah gimana sih sebaiknya THR itu digunakan? Apakah dihabiskan saja? Toh, mumpung setahun sekali kan. Tapi kalau dana darurat belum terkumpul masa iya mau foya-foya?


emak-emak belanja
Yaaa hidup enggak jauh dari hidup senang dan susah. Dan sebenarnya kita sendiri yang mengaturnya. Artinya perhatikan lagi prioritasnya. Jangan memaksakan agar mertua tidak komentar, atau tetangga jadi lebih seneng ngumpul dirumah karena sofa kita baru. Tolong. Abaikan itu semua. Karena itu semua hanyalah duniawi. Berikut ini hal yang saya dapatkan menilik postingan @lyfewithless oleh mas Dani Rachmat.

Pertama, DANA DARURAT. Lihat kembali sudah berapakah dana darurat yang kita miliki. THR ini bisa di saving dalam bentuk emas, deposito, atau tabungan. Kedua, DANA PENSIUN. Dana pensiun dapat dialokasikan dalam bentuk reksa dana sahm, atau reksa dana campuran. dan yang terakhir, KEBUTUHAN LAIN. Pastikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing ya, contohnya dana pendidikan, DP rumah, dana liburan, dan sebagainya.

Beberapa orang mungkin menghabiskan THR untuk satu hal saja. Contohnya full untuk mudik, yaa balik lagi ke prioritas masing-masing. Namun, tidak ada salahnya ya jika kita berhemat dan bijak menggunakan THR ini. Campaign #RamadanMinimalis anti mainstream bukan beli baju baru tapi decluttering dan donasiin baju-baju lama di lemari.


tukarbaju jkt

Tertarik banget buat ikutan #TukarBaju di Jakarta dan di Jogja. Tapi apa daya raga sudah tidak di sana. Campaign ini emang rada nyelekit. Bagi beberapa orang kayak, ih apaan sih masa pakai bekas orang lain. Atau gimana kalau ketularan virus dsb? Waw jangan suuzon wkwkwk. Lama-kelamaan emang nyadar sih kalau emang butuh tuh baru beli. Kalau enggak yaaa buang-buang uang. Apalagi THR, sayang lah. Atau mumpung ada promo, beli 2 gratis 1. Terus kita rela menumpuk barang yg sebenarnya enggak kita perlukan. Dengan adanya gerakan ini harusnya kita makin peduli dengan apa yang kita beli, pakai, buang, bahkan kita donasikan. 


Sesungguhnya perayaan lebaran adalah kemenangan atas hawa nafsu kita. Bukan kemenangan atas baju-baju baru kita. Terima saja apa adanya, maknai Lebaran bukan dari apa yang bisa kita tampilkan, tapi bagaimana diri kita saat bulan Ramadhan tersebut.


sedarisedari
Coba, sejak awal ditelaah dan dibagi THR ke tiap pos keuangan. Jangan habiskan di 1 pos. Atau kamu akan menyesal. Dan balik lagi sesuaikan dengan skala prioritas kamu ya!

Komentar

  1. Yes, apalagi Sekarang habis lebaran harus mikir biaya sekolah tahun ajaran baru, heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha resiko kalau sudah berkeluarga ya kak, semuanya harus diperhitungkan wkwk

      Hapus
  2. Gk lebaran, gk hari biasa sama aja kak bagi saya skrng ini. Gak harus serba baru lg.. Yg penting seperlunya aja 😄

    BalasHapus
  3. Kadang malah lebaran jadi ajang beli baju kak,, karena selama setahun nggak pernah beli, wkwk. Mumpung diskon katanya 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha bisa jadi juga gitu ya kak, biar hemat xD

      Hapus
  4. nggak tau kenapa ya momen lebaran tuh pengennya konsumtif banget. Pengennya beli ini itu padahal mah nggak terlalu dibutuhin juga wkwk. Terimakasih sudah meningatkan mba kalau lebaran tuh nggak harus semuanya serba baru dan pengen semuanya terlihat wah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya hihi semangat mbaaak! apa yg kita beli juga ada prtanggungjawabannya diakhirat hehe

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Beralih ke CASHLESS

TRUST ISSUE? sehat nggak, sih?

5 Alasan Mengapa Memilih Ruangguru!