Day 9: Sikat Gigi ketika Puasa, Gimana?

Sering kali ketika berpuasa kita suka kesiangan buat sikat gigi. Mikirnya ah ntar aja deh sekalian mandi. Padahal mandinya jam 7, jam 8 bahkan jam 9. Nah, gimana tuh? Batal enggak?


Dikutip dari website Rumayshoo dengan artikel Sikat Gigi saat Puasa, Batalkan Puasa? Dapat saya simpulkan bahwasanya tidak masalah jika menggosok gigi saat puasa, asalkan tidak ada sesuatu yang masuk ke dalam rongga tubuh dan perut, seperti pasta gigi atau air.

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Jika seseorang bersiwak dengan siwak yang basah lantas cairan dari siwak tadi terpisah lalu tertelan, atau ada serpihan dari siwak yang ikut tertelan, puasanya batal. Hal ini tidak ada perbedaan di antara para ulama (Syafi’iyah, pen.). Al-Faurani dan yang lainnya menegaskan seperti itu.” (Al-Majmu’, 6: 222)
Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz rahimahullah ketika ditanya apa hukum menggunakan pasta gigi saat berpuasa, jawaban beliau, “Membersihkan gigi saat dengan pasta gigi tidak membatalkan puasa sebagai siwak. Hal ini selama menjaga diri dari sesuatu yang masuk dalam rongga perut. Jika tidak sengaja ada sesuatu yang masuk di dalam, maka tidak batal.” (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 15: 260. Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab no. 108014).
Sumber https://rumaysho.com/11267-sikat-gigi-saat-puasa-batalkah-puasa.html

Sehingga saran dari Rumayshoo adalah jika hendak sikat gigi, maka usahakan sebelum azan Subuh ataupun setelah berbuka puasa. Jika ada rasa yang tersisa setelah menyikat gigi sesudah puasa, maka itu tidak merusak puasa. Wallahu' alam.

Saya pribadi sikat gigi sehabis sahur sekalian wudhu untuk sholat Subuh. Dan malam sebelum tidur. Okay, sesuai dengan Rumaysho berarti ya. Hal ini karena gigi saya termasuk gigi yang agak sulit pemeliharaannya. Maklum, mulut saya kecil sehingga gigi geraham yang paling ujung, seringnya tidak dapat tumbuh sempurna dan akhirnya harus dicabut. Kenapa? Karena ketika menggosok gigi, saya merasa sudah benar, sudah menyikat sampai ke ujung, ternyata dugaan saya salah. Sehingga gigi geraham tersebut malah berlobang. Awalnya sakit gigi, lama-lama ke kepala. Setelah makan obat sakit gigi, gejalanya reda. Kemudian begitu lagi sebulan selanjutnya. Sampai akhirnya saya memberanikan diri ke dokter gigi.

Hanya untuk memastikan apakah gigi ini mau tumbuh atau malah berlobang? Ternyata berlobang, syukurnya tidak sampai kepada busuk. Ada 2 opsi yang diberikan oleh sang dokter. Pertama, dibersihkan lalu ditempel. Dan opsi kedua, sebenarnya dari saya sendiri, yaitu giginya langsung dicabut saja karena toh saya menggigit tidak sampai ke sana. Dan iya, dokter membenarkan sebenarnya gigi geraham itu tidak begitu berfungsi. Dengan bismillah akhirnya dicabut, dan tetap mulut saya seperti ada luka karena dipaksa nga-nga. Untuk itu, jagalah kesehatan gigi Anda sejak dini. Periksakan minimal 6 bulan sekali yaaa!


Untuk info lebih detil, kamu bisa tonton di video ini ya! Barakallahufikum.

Komentar

  1. saya masih sering mbak pas mandi pagi selama puasa otomatis nyikat gigi lagi :"D

    BalasHapus
  2. Hahahaha kurang2in mbak :"D

    BalasHapus
  3. Hai, salam kenal. Makasih sudah singgah dy blog saya meski saya harus Googling nama Mbak karena di profil blogger malah belum mencantumkan alamat blog. Sebaiknya diperbarui, ya, agar teman-teman mudah lakukan kunjungan bagi dan tak berpikir bahwa akun blog Mbak bikin broken link.
    Saya juga upayakan sikat gigi setelah sahur dan sebelum imsyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo mbak salam kenal juga ya! hihi, iya kemarin masih di hide profilenya hehe terima kasih banyak atas masukannya mbak, kudu banyak berguru lagi nih hehe :))

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengen Liburan Bebas Cemas? Tokio Marine Aja!

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Beralih ke CASHLESS

TRUST ISSUE? sehat nggak, sih?