Day 28 Jadikan Setiap Hari Menjadi Momen Terbaik

Terima Kasih sudah mengunjungi Blog ini. Semoga ada manfaatnya ya. Jangan lupa kasi masukan dibawah. Thank a lot!


Kemarin saya dikejutkan dengan kabar duka, ibu negara dari presiden ke 6 republik ini menghembuskan nafasnya yang terakhir di Rumah Sakit Singapura sekitar pukul 11 siang kemarin. Sontak, saya yang tidur ayam merasa shock dan langsung beristighfar. Mengingat bu Ani sudah menjalani perawatan selama 4 bulan. Beliau terkena kanker darah. Dimana darahnya tidak mampu bekerja seperti darah biasanya. Perubahan berat badan bu Ani juga begitu jelas terlihat. 

Saya termasuk orang yang suka melihat bu Ani ini, tegas, tidak neko-neko, tidak banyak gaya. A very lovable mom. Melihat postingan beliau, menantu beliau, semua terasa adem. Nenek dengan 4 cucu tersebut begitu sayang dan peduli dengan keluarga. Bahkan di salah satu artikel berita, ada yang menyebutkan kalau setelah pak SBY turun dari jabatan presiden, sempat ada wacana untuk Bu Ani menggantikan posisinya sebagai wakil ketua umum Partai Demokrat. Namun, bu Ani menolak. Beliau berdalih ingin fokus menjadi istri dan mendampingi pak SBY saja.

Yaaa, sosoknya masyaAllah memang. Berapa banyakkah yang cinta pada beliau? Yang benci? Saya dan kita semua tentu yakin, sangat banyak yang lebih sayang kepada beliau. Melihat postingan teman-teman dengan raut wajah pak SBY yang begitu sedih dan sendunya menghadapi kenyataan bahwa istri tercintanya meninggalkan ia duluan saja sudah membuat hati tercabik-cabik. Bisa kita bayangkan, seorang mantan presiden yang selalu tegas, berwibawa, ada kalanya sedih menerima kenyataan. Sebagai orang TNI mungkin dalam hidupnya beliau selalu serius menghadapi permasalahan hidupnya. Namun, satu yang perlu kita ingat. Sejak turun dari kancah presiden, pak SBY begitu setia mendampingi bu Ani, beliau sama sekali tidak termasuk ke dalam orang yang berkelut dalam suasana Pilpres yang begitu menggoncang Indonesia kemarin.

tribunnews

Ia dengan setianya menemani istrinya 24 jam full di rumah sakit. Kabar bahagianya 2 minggu lalu bu Ani sudah diperbolehkan untuk keluar dari ruangan kamarnya. Menghirup udara segar, menikmati pemandangan. Setelah 3 bulan berada di dalam ruangan yang untuk pengunjung saja ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Intinya apa? Di ramadan ini hendaklah kita jadikan setiap harinya menjadi momen terbaik. Tidak ada kata tidak, kadang lagi kesel-keselnya bawannya mau marah aja. Tapi sehabis itu menyesal.

Cerita bu Ani dan pak SBY ini memang menyayat hati. Sangat mengajarkan kalau hidup memang begitu, selalu ada tentang yang datang dan pergi. Yang hadir dan meninggalkan. Bulan ini, sebelum bu Ani, kita juga sudah kehilangan ust Arifin Ilham, dengan suara dzikirnya yang khas, mungkin begitulah sebaiknya, toh semuanya takdir Allah. Dengan penyakit kanker kelenjar getah bening, penyakit memang tidak bisa memilih hendak ke mana ia bertaut.

Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha makan yang sehat, yang bermanfaat, yang memberikan kebaikan bagi tubuh kita sendiri. Serta tidak lupa berdoa agar selalu diberikan keberkahan dalam hidup. Menghadapi orang yang sakit memang terlihat sulit. Tetapi menjadi orang sakit juga sulit. Begitu banyaknya penyakit yang sudah ada sekarang ini memang mencerminkan bahwa manusia hendaknya sadar akan fitrahnya untuk makan secukupnya. Tapi, bukan berarti saya menyalahkan mereka yang terkena penyakit akan pola makannya ya. Sebagai yang masih hidup baiklah kita coba ubah pola makan menjadi lebih baik. Jadikan hari-hari ini menjadi momen terbaik. Karena boleh jadi esok hari kita tidak akan bertemu lagi. 




Sesungguhnya semua akan kembali kepada Allah.

Komentar

  1. Agak terkejut juga dengan berita kemarin, soalnya Alm. Ibu ani nampak sudah lebih baik dari sebelumnya , namun ternyata Allah berkehendak lain.
    Semoga Husnul Khotimah, Aamiin

    BalasHapus
  2. Kisah Pak SBY dgn Bu Ani ini luar biasa banget. Semoga ada produser film yg mau memfilmkan kisah mereka seperti Pak Habibie dan Bu Ainun.
    Semoga pula Bu Ani diampuni kesalahan2annya dan diberikan tempat terbaik

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga beliau husnul khatimah, aamiin. iyaaaa besok2 mungkin akan ada kisahnya di film hehehe

      Hapus
  3. Saya selalu salut dengan hubungan Bu Ani dengan Pak SBY. Selalu terlihat saling menyayangi satu sama lain dan saling mendukung satu sama lain. Kabar perginya Bu Ani benar-benar mengejutkan. Sangat tidak disangka Bu Ani pergi secepat itu. Semoga Bu Ani Khusnul khatimah, dan semoga keluarganya diberikan ketabahan. Aamiin.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengen Liburan Bebas Cemas? Tokio Marine Aja!

5 Alasan Mengapa Kamu Harus Beralih ke CASHLESS

TRUST ISSUE? sehat nggak, sih?