Skip to main content

Social Distancing buat Apa Sih?

Social distancing menurut VOA yaitu, social distancing is avoid crowds to limit the likelihood or spreading a virus. Jadi, gimana caranya agar masyarakat menjaga jarak dengan lingkungannya sendiri untuk menghindari virus. Caranya dengan menutup sekolah, balai pertemuan seperti konser, atau tempat-tempat yang menampung banyak orang. Hal ini demi mengurangi risiko dari virus covid-19 ini.

Jarak yang diharuskan untuk benar menerapkan social distancing ini sekitar satu meter atau tiga langkah kaki. Covid-19 ini dapat menular hanya dari droplet atau air liur. Baik berasal dari batuk, bersin, atau bahkan ludah orang yang membawa virus.

Dengan proteksi tertentu yang dikerjakan oleh setiap orang, tentulah lebih kecil kemungkinan terkena virus demi mempersiapkan vaksin, dan rumah sakit yang memadai untuk perawatan orang yang terkena pandemi.


Berkisah dari flu Spanyol di tahun 1918, dua hari setelah adanya pengumuman ada yang terkena virus, pemerintahnya menutup semua sekolah, perpustakaan, gereja, bahkan mereka memblokir semua pertemuan penting di Spanyol.


Di Philadelphia, penduduknya sebanyak 20 ribu orang mereka membuat acara aksi parade konvoi gitu dan alhasil tiga hari setelah itu, 31 rumah sakit mendadak penuh. Dan dalam seminggu 4500 orang meninggal. Akibat apa? Tidak menerapkan social distancing. Sepele memang, tapi efeknya? Apa yang bisa kita lakukan kalau sudah begitu?

Nah, sebagai masyarakat Indonesia yang mengerti bagaimana sosialisnya orang Indonesianya ini, tolonglah kurangi pertemuan dengan orang lain. Setidaknya sebulan ini saja.

Caranya mudah kok! Dengan mencuci tangan dengan benar selama 20 detik, menggunakan masker, serta tidak menyentuh muka, hidung, mata. Tanda-tanda covid ini bagaimana sih? Jelasnya disertai dengan demam, radang tenggorokan, sakit dada. Dan umumnya virus ini akan tidak akan mudah ketauan bahkan hingga dua minggu. (Sumber: The Math behind Why We Need Social Distancing).


Menutup sekolah adalah salah satu langkah preventif agar penyebaran di sekolah terutama diantara guru dan murid dapat berkurang. Apalagi jika konser musik diadakan, bisa kamu bayangkan kan berapa banyak manusia di situ dan kamu bisa yakin semuanya sehat? Covid ini bisa jadi kamu hanya berperan sebagai carier, artinya sebagai pembawa, kamu baik-baik saja. Tapi, orang tua kamu yang dirumah yang berinteraksi dengan kamu apa kamu bisa yakin mereka baik-baik saja?

Transportasi publik juga dikurangi akhir-akhir ini. Bahkan pemerintah menerapkan PSBB. Di mana kita tidak bisa pulang kampung bahkan mudik. Karena keluarga jauh lebih berharga. Artinya apa? Kita harus lebih menghargai kebiasaan yang mungkin tidak kita anggap spesial lagi. Bioskop dan kantor juga. Bahkan kantor saya sendiri sudah menerapkan work from home (WFH). Karena memang penyebaran covid ini begitu cepat.

Penting atau tidak penting, social distancing tidak terlihat bedanya sekarang, perlu ada beberapa minggu untuk kita sadar bahkan dengan social distancing penyebaran orang yang terkena virus bisa berkurang.


Mengajak orang terdekat apalagi keluarga memang tidaklah mudah. Tapi mau bagaimanapun hal ini adalah hal wajib, dimana pemerintah saja sudah mewajibkan, kok kamu melanggar?

Tidak hanya tempat umum yang ditutup, ada juga tempat umum yang dibuka. Seperti pusat perbelanjaan, tentunya untuk menjaga kebutuhan pokok yang masyarakat butuhkan. Rumah sakit, tentu ya. Pusat telekomunikasi publik, SPBU, perbankan. Hanya saja ada banyak perubahan di dalamnya. Misal duduk harus berjarak satu bangku. Memakai masker. Sebelum masuk ke tempat tersebut harus menggunakan hand sanitizer atau mencuci tangan, dsb.

Sudah banyak sekolah, kantor, usaha, dan perusahaan juga sih yang merumahkan siswa dan pekerjanya. Tidak lain dan tidak bukan untuk menjaga karyawannya dari penyebaran virus. Tapi apa semudah itu? Tidak. Ada lagi dampak yang dirasakan pekerja. Baca di sini: Dampak Covid-19 bagi Milenial

Wallahua'lam semoga Allah menjaga kita semua dari penyakit. Dan mengembalikan keadaan bumi menjadi dalam keadaan bersih dan sehat, maafkan mungkin kami yang kufur.

Comments

  1. semoga wabah ini segera berakhir, banyak juga ya manfaat social distancing, kita jadi lebih sering ngumpul dengan keluarga

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah meluangkan waktu kamu untuk membaca. Tolong jangan komentar dengan link aktif ya! :))

Popular Posts

Mengapa Harus Pilih MRT?

5 Alasan Mengapa Memilih Ruangguru!

Review CoHub Indonesia, Coworking Space di Medan