Skip to main content

5 Rahasia Agar Kamu Betah di Rumah!

First of all, Bismillahirrahmanirrahim.



Kalau bicara soal betah atau tidak, sebagai anak introvert bekerja dari rumah adalah sebuah mimpi besar. Tidak perlu berusaha manis di depan banyak orang, menghadapi diri sendiri saja di depan laptop, tidak perlu kikuk ketika ngobrol dengan orang baru. Jadi, dengan bekerja dari rumah, menurut saya, saya bisa lebih produktif jika bekerja dari rumah. Nyatanya? Tidak selalu begitu.

Bekerja di sebuah start up, ketika pekerjaan bisa di remote di akhir waktu, bisa bekerja dari mana saja dan kapan saja adalah impian orang-orang yang bekerja. Karena bisa meyakinkan dapat menyelesaikan semua pekerjaan tetapi tidak lupa pula tetap bisa produktif mengerjakan hal lain.



Pertama, wifi aman. Jika kalian sedang membutuhkan wifi, mau bagaimanapun keadaannya tentu kalian akan berusaha untuk mendapatkannya. Walaupun tempatnya tidak begitu enak, tapi ya namanya butuh, kalian akan mengorbankan apapun, kan? Begitu juga dengan betah atau tidak di rumah. Mungkin karena sejak SMP saya sudah difasilitasi dengan internet dan PC di rumah, sehingga internet adalah kebutuhan yang tidak boleh ditinggalkan. Pakai provider apa, kak? Hmmm... Sebenarnya saya bertukar provider sejak SMP, dan yang paham mengapa berpindah tentunya orang tua saya. Cuma saya sarankan, walaupun wifi tersedia di rumah, kalian harus tetap punya paket data di handphone pribadi. Karena apa? Sebagai anak Medan yang sejak dulu suka mati listrik, prepare is the key. Jadi, usahakan kalian harus punya opsi lain.


Kedua, ruang kerja khusus. Sebagai pecinta desain minimalis, ruang kerja ketika WFH seperti kebutuhan primer bagi saya. Tetapi di check kembali, untuk apa, apakah ini akan digunakan untuk waktu yang lama, berapa biayanya, bagaimana perawatannya, yakin butuh atau ingin? Akhirnya berujung tidak membeli apapun, hanya di scroll, love, scroll, love, check harga, love, atau saved di instagram, begitu terus hehe. Saran saya, jadikan ruangan yang memang tidak menjadi center di rumah kalian, kalau saya menjadikan kamar sendiri sebagai ruangan kerja saya, walau terkadang mejanya meja belajar informa, atau terkadang kasur dan bantal yang menjadi meja. Tapi jadinya bagaimana? Pegel, kan? Balik lagi, pengen beli meja sama kursi khusus kerja wkwkwk. Kabari orang rumah kalau kalian akan bekerja dan tidak bisa diganggu sejak jam segini hingga segini.



Ketiga, cemilan. Sedang puasa begini, cemilan tentu kamu skip ya, usahakan ketika sahur kamu benar-benar makan makanan dengan porsi yang seimbang, ada karbo, protein, sayur dan buah adalah hal yang jangan kamu tinggalkan. Cemilan buah, sayur yang direbus, air putih dan susu adalah hal penting yang harus ada di list cemilan saya.



Istirahat, melihat laptop, gadget setiap hari membuat mata saya cepat lelah, bahkan sepertinya minusnya bertambah. Any tips, anyone? Biasanya tiap dua jam saya akan keluar dari kamar dan melihat yang hijau-hijau. Alhamdulillah ada banyak tanaman di rumah. Bisa cuci mata.



Terakhir, niatkan dalam hati bekerja sebagai ibadah. Dan produktivitas ketika WFH dan berpuasa begini tidak akan bisa pakem dengan keadaan ketika di kantor. Jadi, bersabarlah. Karena pengalaman dari saya sendiri, ketika saya produktif, ada pekerja lain yang pekerjaannya bersinggungan dan saling membutuhkan dengan saya tetapi mereka susah dihubungi, ngilang-ngilang. Apakah temanmu juga? Hahaha. Nah, bagaimana menyikapinya? Awalnya saya pusing sendiri, akhirnya pekerjaan dia saya yang handle, tapi lama kemudian, saya tidak tahan, saya bilang ke dia, lalu saya bilang ke atasan saya, dan berdoa agar dia menyadari kesalahannya dalam bekerja. Wallahu'alam, sekarang sudah lebih melunak.

Sekian tips dari saya, kalau kalian bagaimana menghadapi dirumah saja ini? Share di komentar ya!



pic: from canva

Comments

Popular Posts

Mengapa Harus Pilih MRT?

TRUST ISSUE? sehat nggak, sih?

5 Alasan Mengapa Memilih Ruangguru!