Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2020

Kebaikan Cukup Dari Rumah

Banyak kegiatan seru yang bisa kamu kerjakan #CukupDariRumah, mulai dari memasak, berkebun, main games dengan keluarga di rumah, sampai bikin to do list biar pekerjaan beres! Duh, gimana-gimana? Penjelasan selengkapnya bisa kamu baca di sini ya!5 Kegiatan Seru di Rumahtapi itu semua juga enggak akan bisa berjalan semulus itu kalau kamu belum tau rahasianya. Duh... Rahasia apaan? Iya! Selama covid 19 saya menemukan 5 Rahasia Agar Betah di Rumah, mau tahu apa saja? Kunjungi artikel saya yang ini ya. Tips Betah di Rumah.



Besar atau kecil, tentu covid-19 ini berdampak bagi kehidupan kita. Mulai dari bekerja dari rumah, sekolah atau belajar dari rumah, bahkan berbelanja dari rumah. Perlu banyak adaptasi ke metode baru. Mulai dari pekerja, ibu rumah tangga, kakek-nenek di rumah. Jadi, sabar dulu. Semuanya tentu merasakan dampaknya. Mending kita isi ramadhan kita ini dengan hal-hal bermanfaat ya! Oke, jadi, di artikel ini saya akan cerita sedikit tentang kebaikan selama ramadhan yang saya dan…

Review Buku: I AM SARAHZA

akhirnya, review buku lagi!
setelah 4 buku alhamdulillah habis terbaca. 





judul: i am sarahza
penulis : hanum rangga
penerbit : republika

cerita ini bukan fiktif belaka, pengalaman langsung dari sang penulis bagaimana mengarungi bahtera rumah tangga dengan suami di luar negeri, dengan ambisi karier yang begitu besar, ia rela meninggalkan suaminya di negeri orang. setahun berlalu, ia mulai sadar, apa yang ia lakukan salah, ia sengaja membuat jarak itu ada diantara dia dan sang suami, padahal diluar sana banyak orang yang mengupayakan untuk bersama, namun tidak bisa karena berbagai hal.

entah lagi memang perasaan saya yang begitu sensitif sehingga ketika membaca buku ini serasa saya seperti Hanum, seorang perempuan alpha yang berusaha demi karier, sadar akan kodratnya, mengabdi pada suami, dan berusaha sekuat tenaga untuk memiliki buah hati. namun nasib berkata lain, 8 tahun menikah titipan Allah tak kunjung hadir. hadir, namun hanya bertahan beberapa saat.

merasa terpuruk, diabaikan, dicemooh …

Makanan Berkemasan? NO!

Hindari makanan dan minuman berkemasan.

Kemasan adalah bagian terluar yang membungkus suatu produk dengan tujuan untuk melindungi produk dari cuaca, guncangan, dan benturan-benturan terhadap benda lain. Apalagi selama pandemi begini, semua barang kayaknya di packing serapih dan seaman mungkin deh. Pastikan ketika paket nyampe, kamu semprotin dengan hand sanitizer dulu yaaa, kamunya cuci tangan sehabis ngambil paketnya. Mudah kan? Mudah banget.

Alhamdulillahnya ini lagi dine in, foto mah kan kapan aja bisa ya. Karena enggak ada rencana beli apa-apa terpaksalah meminta sendok dan cup dari mbaknya 😂



Sebisa mungkin diusahakan untuk tetap mengonsumsi minuman dgn kemasan yang minim sampah plastik. Walaupun pulang dari sini merasa bersalah 😞😢

Tips buat menghindari makanan dan minuman dlm kemasan:
1. Usahakan bawa tempat sendiri. Berhubung nggak mungkin makan gelato begini pake tumblr kaca kayak postingan sebelumnya yaaa jd lah minta mbaknya aja 😂
2. Kamu bisa bawa sendiri: sedotan, sendo…

Doa Sebelum Ramadhan Berakhir

Begitu banyaknya doa yang dipanjatkan setiap hari terutama di malam-malam bulan Ramadhan. Mulai dari diberikan kesehatan, rezeki yang halal, kemudahan ibadah. Tidak lupa pula memohon agar wabah ini segera berhenti dan menjauh dari negeri tercinta.

Namun doa hanyalah doa. Dapat langsung dikabulkan, diganti dengan yang lebih baik atau bahkan tidak diijabah sama sekali.

Intinya bagaimana hati kita menerima dengan lapang apa-apa yang memang dimudahkan bagi kita, itulah rezeki kita.

Shade them under your shade when there's no shade except your shame.



Kita tidak begitu sedih dengan perginya ramadhan, karena dia akan kembali. Akan tetapi, kita benar-benar sedih ketika dia kembali. Ternyata kita yang telah pergi.
Maka, jadikanlah puasa kami sebagai puasa perpisahan.
Jadikanlah sholat malam kami salam perpisahan.
Alhamdulillah masih ada sisa beberapa hari lagi sisa ramadhan. Meski satu rakaat, gunakanlah untuk berdoa. Sebuah tetesan air mata, mudah-mudahan mengubah hidup kita.

Semoga masih…

Tips Hemat Lebaran Saat Pandemi

Halo guys gimana nih persiapan lebarannya? Semoga semuanya dilimpahkan rezeki yaaa di masa covid ini. Tentu semuanya berada dalam masa sulit, jadi tinggal bagaimana kita mengelola uang kita di masing-masing pos.

Jika ditanya berapa persentase idealnya? Sebenarnya tidak ada, karena kondisi keuangan dan keadaan orang berbeda-beda. Ada yang cicilannya sudah banyak sebagai titipan dari orang tua. Ada yang orang tuanya sudah mandiri finansial, jadi tidak ada alasan bagi anaknya untuk tidak bisa menabung.

Kalau saya pribadi membagi kepada dua bagian. Pertama, kebutuhan saat lebaran, dialokasikan hanya 20% saja. Mulai dari untuk hidangan lebaran (disesuaikan dengan kemampuan yang ada), untuk pakaian, perabot dan tampilan rumah.

Kemudian 5-10% untuk THR keluarga. Namun yang terpenting, selama kita masih bisa makan, punya tempat tinggal buat tidur, ada baju, bisa jajan, maka wajib bagi kita untuk membayar zakat.


Terkait hidangan, jangan terlalu dipaksakan, menu hidangan seperti tahun-tahun seb…

Lebaran Cukup di Rumah Saja

Sebagai manusia fitrahnya kita ingin membahagiakan orang lain. Termasuk ingin berkumpul dengan sanak keluarga nan jauh di sana. Grafik penyebaran covid naik turun, bahkan yang meninggal terus bertambah. Baiknya kita cukup awareness dengan hal begini.

Jaga kesehatan, jaga jarak. Pihak pemerintah dan pegawai kesehatan sudah berupaya loh menjaga agar penyebarannya berkurang. Tapi memang semuanya harus bermulai dari rumah kita sendiri. Tapi yaaa kitapun suka mencari masalah dan gampang menyepelekan sesuatu. Pertimbangannya bagaimana?


Pertama, orang di tempat baru belum tentu sepeduli itu dengan pandemi ini. Jadi, mari kita bentuk kepedulian di diri kita sendiri dulu.

Kedua, orang yang berumur lebih tua cenderung lebih rentan terkena. Apalagi orang tua yang sudah mempunyai penyakit bawaan. Tidak jarang ada yang mengeluhkannsakit A, lalu divonis kena covid. Wallahu a'lam.

Ketiga, lebih sayang kepada diri sendiri atau keluarga. Adik saya tidak pulang, dia berlebaran sendirian di Jawa san…

5 Alasan Mengapa Kamu Tidak Perlu Mudik

Di tengah suasana ramadhan menuju lebaran yang semakin dekat. Protokol kesehatan yang belum jelas bikin saya dan keluarga uring-uringan apakah akan mudik atau tidak. Soalnya untuk mudik juga sangat dekat, ya berkisar 3-4 jam saja dengan tol. Tapi, apakah saya mudik?



Banyak sekali anjuran agar mudik datang dari keluarga besar, mulai dari menyepelekan hal yang padahal sudah diatur pemerintah. Alasan pertama. Tentu saja, zhalim kalau melaksanakan keinginan kita sendiri tanpa melihat anjuran yang sudah dibuat pemerintah.

Anjuran pemerintah tidak boleh mudik untuk mengurangi penyebaran wabah covid-19 ini. Jika kita betul melaksanakan protokol kesehatan, ini menjadi alasan kedua mengapa tidak perlu mudik. Ini bisa jadi kan keluarga lain belum tentu begitu, sehingga kita tidak bisa semudah itu untuk mengatakan mudik.

Ada opsi lain, lebaran virtual agar lebih aman. Dikarenakan tidak boleh bersalaman, berdekatan, sehingga dengan virtual setidaknya semua tetap berjalan. Sebagai alasan ketiga me…

Momen yang Dirindukan di Masa Lebaran

Lebaran sebentar lagi..
Baju baru sudah ada? Persiapan untuk hari lebaran, mulai dari makanan, mukena, sofa baru, kulkas baru? Wahahaha kebayang kalau Allah mewajibkan semuanya di satu waktu. Padahal yang terpenting adalah zakat ya! Kita harus membayar zakat fitrah kita, bahkan untuk yang sakit harus membayar fidyah selama tidak dapat mengikuti puasa.



Banyak sekali momen yang sudah dipersiapkan ketika sebelum lebaran. Tapi apakah momen itu bisa diciptakan secara virtual? Oke, berikut momen dan perubahannya di kala wabah pandemi menurut saya.

Pertama, saat antre sholat dan untuk maaf-maafan ke orang yang lebih tua. Secara virtual tidak bisa digantikan. Kebetulan saya memang tinggal dekat dengan keluarga besar, jadi masih bisa antre untuk maaf-maafan. Yang sedih sih adik saya yang sedang merantau, tidak bisa salam ke kami semua.

Pembagian THR. Jelas ini bisa virtual ya, mulai transfer via bank, OVO, Gopay, banyak macemnya lah! Jadi biar enggak ribet ke ATM juga ngambil uang cash, saya t…

Resep Mie Gomak ala Nenek

Semenjak jadi anak kuliahan, baru ngeh dengan menu masakan bernama mie gomak. Awalnya biasa aja sih. Cuma karena sanak saudara seolah-olah mengagungkan makanan ini sebagai makanan wajib, jadi deh mau enggak mau saya jadi peduli dengan makanan ini.

Jujur saja tidak begitu peduli, karena di rumah mamak juga jarang masak ini hahaha jadi wajar aja kalau saya tidak tahu. Apalagi jajanan rumahan. Yang kita tahu itu ya menu yang bisa di googling via google atau youtube. Kalau resep tradisional gitu, hmmm jangan ditanya 🤣

Kalau bicara resep, banyak banget kalau ditanya ke nenek. Yang favorit tiap lebaran adalah lontong dan mie gomak. Gimana itu resepnya? Berikut ya!



Bahan
Mie lidi
Kuah Kacang
Daun bawang 2 ikat
Seledri secukupnya
Tomat 2 buah potong-potong
Gula
Garam

- Mie direbus di dalam air di panci sampai tenggelam dan mendidih. Ya sekitar 3 menit aja.
- Kemudian, angkat dan tiriskan.
- Lalu, tumis bumbu untuk mie gomaknya. Ada bawang merah, bawang putih, cabai bubuk, tomat. Ya di kira a…

Perlukah Baju Baru?

Terkait baju baru, banyak polemik di dalamnya terutama di masa wabah begini. Cuma, dari saya yang mencoba untuk menghemat pengeluaran dan emisi karbon dari baju baru, mungkin ini ada beberapa alasan yang bisa menguatkan kalian mengapa tidak perlu membeli baju baru. Jika dibandingkan dengan baju lama bagaimana dampaknya dan lain sebagainya.



Berikut pemahaman yang bisa saya berikan ke teman-teman sekalian:
Pertama, dalam menyambut hari raya lebaran, sebaiknya hati dan jiwa kita yang baru, siap menempuh bulan baru dan semakin semangat beribadah. Baju bukanlah hal wajib yang harus dilaksanakan. Tidak baju baru tidak akan mengurangi pahala dan kedudukan kita di mata Allah.

Kedua, gunakan pakaian lama yang bisa di mix and match dengan pakaian lainnya. Tentu ada, kan? Apalagi kalau kamu pecinta outer dan monochrome? Pasti sudah terbiasa bukan? Untuk outernya saja sebenarnya boleh sih kamu beli, untuk innernya pakai yang lama, tapi coba cek lagi, sebutuh itukah?

Ketiga, tidak semua ingat dan …

Doa untuk Puasa Tahun Depan

Dari banyaknya doa yang kami panjatkan. Izinkanlah saya menuliskan apa yang menjadi doa saya untuk tahun depan.
Semoga...
Pandemi ini segera berlalu, kami ingin berkumpul dengan keluarga kami, sanak saudara kami, kerabat kami yang jauh di mata namun dekat di hati.
Semoga di bulan setelah ramadhan ini, kami bisa lebih fokus dalam beribadah, lebih bersiap untuk menghadapi puasa di tahun berikutnya...
Panjangkanlah umur kami untuk bisa menikmati indahnya ramadhanmu di tahun-tahun berikutnya yaAllah... Ya rabbal 'alamin...
Tebarkanlah orang baik di muka bumi ini, jadikanlah kami hamba yang sholeh nan sholehah  yang berbuat baik pada bumi dan tidak zhalim.



Ya Allah, kuatkanlah pemimpin kami dalam memimpin kami rakyatnya ini yaAllah.
Berikanlah kesehatan kepada orang-orang yang sakit, terutama keluarga kami ya Allah, semoga sakitnya mereka bisa menjadi ladang penghapus dosa mereka ya Allah...

Ya Tuhan kami... Pada hari ini kami bersimpuh di depan-Mu hanya karena mengharapkan ridho-Mu. M…

Hal yang Patut di Syukuri di tengah Pandemi

Banyak sekali yang kesel dan menyangkan dengan adanya pandemi ini. Tidak jarang benci dan tidak bahkan rasanya putus asa. Mulai dari ekonomi masyarakat yang rendah, biaya sekolah anak yang tetap di bayar walaupun tidak ke sekolah, pegawai yang terpaksa di PHK, dirumahkan, dan hal lainnya. Tapi sadarkah kita banyak hal yang memang patut di syukuri dibalik kesedihan tersebut?



Pertama, tentu semakin kenal dan akrab dengan keluarga. Tidak jarang di hari normal, hanya bertegur sapa di kala pagi, kemudian satu per satu orang rumah pun pergi keluar rumah menuju aktivitas masing-masing. Malam? Ya tinggal tidur. Karena untuk saya pribadi, terkadang saya masuk shift malam sehingga membuat jam bertemu dengan keluarga semakin tidak teratur. Weekend? Sebulan 2x saya masuk kerja, jadi ya kebayang dong :))

Kedua, jadi bisa masak. Semakin tahu ada daun bawang, ada bawang daun, kemiri, dan lain sebagainya yang dihafal langsung ketika masak di masa pandemi ini hahaha. Selama ini ke mana ajaaaa? Tapi ti…

Cemilan Mudah Murah untuk Berbuka

Siapa sih ibu-ibu yang enggak mau bulan puasanya hemat dan berkah? Hihi tentu semuanya mau yaaa. Mau banget malah. Nah, gimana caranya? Caranya ya dengan mengurangi pengeluaran terutama makanan sehari, lumayan itu kalau kamu sekali go-food aja 50 ribu, kebayang kalau 20 hari aja sudah 1 juta loh! Banyak kaaaan?

Nah, caranya kamu masak makanan sendiri. Sudah banyak kok akun yang memudahkan kamu masak, dari bahan termurah sampai termahal sekalipun. Mulai dari facebook, twitter, instagram, cookpad, yummy, youtube, semuanya ada di situ, dari western, asia, sampai resep yang belum pernah ada, ada di sana! Oke, kali ini saya mau sharing bikin cemilan praktis mudah murah untuk berbuka. Resepnya? Tentu dari sister YACHIKUKA hehehe, yaitu, POPCORN MIE. Penasaran?


Bahan:
1 bungkus mie telur 3 ayam
1-2 buah bawang daun
8-10 sdm tepung bumbu apa saja
1 butir telur
Minyak goreng

Cara:

Rebus mie telur yang sudah ada, kira-kira 3 menit saja ya, angkat, tiriskan, tuangkan ke wadah, jangan sampai menge…

Tips Menjadi Lebih Positif Lewat Self-Care

Hello everyone! Sering tidak sih kalian mendengar stigma negatif selama hidup? Seperti merasa tidak berguna, marah, kecewa, khawatir, frustasi, takut, dan hidup penuh banyak kritik serta tidak jarang membuat diri ini merasa seolah BAD, buruk di mata orang lain. Misalnya masih sakit hati karena seseorang dan kesulitan mengapresiasi kebaikan seseorang, padahal kejadian sakit hati tersebut sudah 10 tahun yang lalu. Kemudian lebih mengingat pengalaman traumatis dibanding pencapaian hidup. Dalam hidup banyak hal penting dan positif yang harusnya lebih kita pedulikan, tapi ya begitu, ibarat kertas putih, ada sebuah titik hitam, tentu kita akan fokus ke titik hitam tersebut.

Masih ingat celaan dan cemooh dari sahabat? Lalu dimasukkan ke hati, padahal sahabat juga sering loh memberikan pujian, tetapi kita tidak mengingatnya. Lebih sering berpikiran negatif dibanding  positif, bahkan bisa bereaksi lebih kuat terhadap stimulus negatif. Sehingga tidak jarang lbih senang bergosip tentang  hal nega…

Kajian Ustad Felix tentang Jodoh

Siapa yang ingin membahas jodoh? Semuaaa? Selama ramadhan ada ustad yang selalu posting tentang bagaimana jodoh yang baik dalam hidup. Hari per hari, banyak sekali cerita dan perumpamaan yang diberikan untuk memudahkan kita memahami terkait jodoh tersebut.
Kalian bisa cek disini.

Nikah tidak hanya tentang kebutuhan biologis, harus ada keterkaitan agama dan tujuan yang harus kita peroleh. Mulai dari baik agamanya, ilmu luas, menentramkan. Walaupun kurang di satu sisi, akan ditutupin Allah kekurangannya tersebut.
Harta melimpah, paras menawan, tidak akan ada manfaatnya kecuali memang yang mengerti agama. Memilih cantik tidak masalah. Memilih yang berparas cantik, lebih menentramkan hati. Maka dari itu ada taaruf dan nazhar, yaitu memandangi cantiknya, agar ia tidak melihat kepada yang lain.

Jika ingin melamar seseorang yang pertama kali ditanyanya cantiknya, agamanya. Karena dari kecantikanlah seseorang lebih mantap. Karena sesungguhnya cantik itu relatif, tergantung bagaimana seseorang…

Mudahnya Membuat Menu Berbuka

Halo haloooo sehubungan dengan tema blog hari ini adalah mudahnya menu berbuka, saya akan share beberapa menu yang mudah dan biasa kami buat untuk berbuka sehari-hari. Pertama, yang harus kamu siapkan adalah kertas dan pulpen ya, atau kalau mau di screenshot juga tidak masalah hehe. Oke, dimulai dari menu yang termudah dulu ya!


Pertama, Jus Segar Semangka Kurma.
Untuk membuat jus ini, kamu memerlukan:

1/2 buah semangkakurma ganjil, usahakan 5-7air secukupnyamadu secukupnya Setelah semua bahan dicuci dan dipotong, tinggal diblender deh. Pasti rasanya persis kayak rasa sirup di pasaran tapi dengan pemanis yang alami. Di jamin insyaAllah kita lebih sehat dan fit!
Kemudian, pisang bakar. Sebenarnya, PR banget sih nulis gini, soalnya lagi mengurangi gorengan hahahaha. Tapi tak apalah ya, maklum sekeluarga suka makan gorengan.


1 sisir pisang2 buah telur1/2 kg tepung panir1 kotak keju apa saja1 botol susu kental manis250 gr mentega Caranya mudah banget! Yaiyalah kalian pasti bisa nyobain dirum…

Perbedaan Puasa Tahun Lalu dan Sekarang

Wah, enggak kerasa udah hampir beberapa minggu menjalankan puasa di kala covid-19 masih melanda. Tapi apakah kita menjalankannya dengan biasa-biasa saja? Tentu sayang dong ya! Berikut ini beberapa hal yang sudah saya rasakan selama puasa di masa covid-19. Apa aja tuh?

Kumpul keluarga, dengan masa pandemi begini, di rumah aja bikin saya semakin mengenal orang rumah. Mulai dari ayah, mamak, sampai ke adik dan sepupu yang tinggal di rumah. Biasanya jika hari normal, saya akan pergi jam 8.30 pagi kemudian pulang ke rumah paling cepat jam 6 sore, paling lama? Ya bisa aja jam 10 malam hahahaha.


Dengan adanya pandemik ini dari pagi sampai malam kan di rumah aja ya. Kebayang dong kalau diam aja di rumah kan enggak mungkin ya? Tentu ada hal-hal yang pengen di sharing, atau ada sesuatu yang pengen dilakukan dan dimintatolongin. Kalau komunikasi kurang baik, bisa aja berantem terus sama orang rumah. Dan itu enggak enak banget, kan? Awalnya mungkin kurang berasa, tapi lama-lama kerasa banget, adi…

Usai Covid-19, Mau Ke Mana?

Pertanyaan "Usai Covid-19, Mau Ke Mana?" sering banget ditanyain, apalagi konten instagram dan blog paling banyak ya dari jalan-jalan hahahaha. Tapi enggak tahu kenapa, akhir ini semenjak covid-19 dan gagal liburan pertama kalinya ke luar negeri membuat saya trauma, seperti malas untuk bepergian ke mana-mana karena belum merasa aman dengan diri sendiri apalagi keadaan kota dan negara lain.


Traumatis itu membuat saya kurang berselera bepergian sehingga tempat yang ingin saya kunjungi yaaa sekadar tempat yang biasanya saya kunjungi. Mulai dari kantor, rumah nenek di kampung, mall, cafe, sampai ke coworking space tempat saya dan teman baru berkumpul untuk menggali ilmu. Maklum, biasanya di tiap bulan tentu ada event menarik yang diselenggarakan di kota Medan, baik itu di hotel, coworking space, hingga  di cafe. Ketika wabah begini, hmmm semuanya bubar. Semuanya batal. Sedih, tapi ya sudah demi menjaga kesehatan seluruh masyarakat.

Kenapa memilih kantor? Sebenarnya semnejak covi…

5 Rekomendasi Akun yang Patut Kamu Ikuti!

Halo halooo gimana perjalanan puasanya? Semoga lancar terus ya! Enggak kerasa udah berapa lama nih kita puasa tapi di rumah aja. Gak masalah ya, yang penting kita dan keluarga sehat terus. Dan semoga garda terdepan para nakes Indonesia tetap semangat dan sehat selalu. So many prayer for them. Untuk menyudahi covid ini, mari yuk sama-sama kita sadar diri mengurangi hal-hal yang tidak perlu dengan di rumah saja. Semua bisa dikerjakan dengan online kok, jadi jangan keluar-keluar ya huhuhu.



Mungkin kita tidak masalah keluar, tapi keluarga di rumah yang kontak langsung dengan kita, apakah sekuat itu? Belum tentu, kan? Jadi, yuk kita sama-sama sadar diri.

Nah, selama di rumah, apa aja sih aktivitas yang kamu lakukan? Bosen enggak? Pasti ada lah beberapa waktu merasa bosen, kok gini-gini aja. Pas banget nih. Saya mau merekomendasikan 5 akun favorit saya yang bisa kamu ikuti! Beberapa akun hanya ada di instagram, tapi kontennya bagus banget loh, bisa kamu terapin walau hanya di rumah. Apa saj…