Skip to main content

Tips Hemat Lebaran Saat Pandemi

Halo guys gimana nih persiapan lebarannya? Semoga semuanya dilimpahkan rezeki yaaa di masa covid ini. Tentu semuanya berada dalam masa sulit, jadi tinggal bagaimana kita mengelola uang kita di masing-masing pos.

Jika ditanya berapa persentase idealnya? Sebenarnya tidak ada, karena kondisi keuangan dan keadaan orang berbeda-beda. Ada yang cicilannya sudah banyak sebagai titipan dari orang tua. Ada yang orang tuanya sudah mandiri finansial, jadi tidak ada alasan bagi anaknya untuk tidak bisa menabung.

Kalau saya pribadi membagi kepada dua bagian. Pertama, kebutuhan saat lebaran, dialokasikan hanya 20% saja. Mulai dari untuk hidangan lebaran (disesuaikan dengan kemampuan yang ada), untuk pakaian, perabot dan tampilan rumah.

Kemudian 5-10% untuk THR keluarga. Namun yang terpenting, selama kita masih bisa makan, punya tempat tinggal buat tidur, ada baju, bisa jajan, maka wajib bagi kita untuk membayar zakat.


Terkait hidangan, jangan terlalu dipaksakan, menu hidangan seperti tahun-tahun sebelumnya. Apalagi jika ekonomi kita terdampak. Lalu, coba pikirkan kembali, untuk apa membeli baju lebaran? Hanya untuk dipakai lebaran virtual, kah? Uangnya bisa disimpan untuk hal lain. Untuk hal ini, kami sekeluarga termasuk yang mau tidak mau membeli baju lebaran.

Bukan karena apa, baju sudah dipersiapkan sejak akhir tahun lalu. Bahan kainnya sudah dibeli, tinggal dijahit saja oleh Bunde (adik Ayah). Hanya saja untuk pihak laki-laki kebetulan belum selesai pakaiannya, jadilah seadanya saja. Cuma ini budgetnya udah bisa di save loh. Lumayan banget.

Perabot rumah, untuk ini tidak harus mahal, banyak kok yang murah, tapi jangan murahan ya. Asalkan memang sesuai dengan kebutuhan. Sofa sudah tipis, berdebu, diganti dengan kulit sofa yang baru, ya kalau kamu ganti dengan beli sofa baru yaaa mahal bangetlah hahaha. Tapi kalau kulitnya saja, ya lumayan juga loh itu harganya 900 ribu enggak ke mana wkwk.

Perlukah mengecat rumah? Selama memungkinkan, bisa saja kamu ajak anggota keluarga buat kerja bareng, pakai wallpaper yang ada, yang bisa kamu beli secara online.

Kedua, untuk THR ini balik lagi ke kita, apakah kita terdampak atau tidak. Jika tidak terdampak, bolehlah bagi-bagi THR. Asalkan dana lainnya memang sudah ada tiap posnya. Penuhi dulu dana darurat, zakat. Dan berikan kepada seseorang yang memang membutuhkan. Kalau sepupu jika orang tuanya masih mampu sepertinya tidak begitu perlu kita bagikan.

Dan dengan adanya pandemi secara tidak langsung budget untuk THR ini bisa dutekan banget! Orang yang berkunjung sedikit, keluarga juga tidak pulang kampung. Jadi, sangat memungkinkan untuk hemat. Kalau kamu, gimana cara bijak kamu untuk hidup hemat menyambut lebaran?

Comments

Popular Posts

Mengapa Harus Pilih MRT?

TRUST ISSUE? sehat nggak, sih?

5 Alasan Mengapa Memilih Ruangguru!