Skip to main content

Mengapa Saya Nge-Blog

Dulu, pertama kali join di himpunan pas waktu kuliah alasannya klasik, cuma biar ada temen main, sama yaaa karena diajakin aja, selebihnya nggak punya alasan khusus untuk gabung di satu komunitas. Sampai akhirnya di tahun kedua, I got a reason why I choosed to join with them. Selain karena mengapresiasi apa yang sudah saya lakukan, yang terpenting saya melakukannya dengan bebas dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Mungkin ini yang dinamakan menyatu dalam hati. Sama seperti menulis dan memilih ngeblog! Mau tau? Here we go!


Pertama, jelas karena saya perempuan, maka saya memilih menjadi blogger saja. Setiap perempuan memiliki 20.000 kata/ per hari, berbeda dengan pria yang mungkin hanya sekitar 4.000-7.000 kata. Nah, kemampuan perempuan ini harus disalurkan ke arah yang benar, daripada berkoar-koar nggak jelas, mending ngeblog yakaaan.

Kedua, menambah teman baru. Walaupun yaaaa yang ngfollow rata-rata ibu muda beranak satu, dua dari ngeblog, tapi ya gitu, kalau udah namanya hobi, selagi temennya bisa ngasih masukan, apa salahnya berteman baru? Bahkan saya ikutan komunitas khusus untuk blogwalking saja, selain tambah wawasan, teman, perbendaharaan kata saya juga semakin meningkat. Karena di blog ini saja ada yang fokus ke resep makanan, konten jalan-jalan, tentang anak, psikologi, atau bahkan sejarah dan review buku. Dan saya termasuk yang semuanya dibahas hehe.

Ketiga, terkadang sebagai manusia kita hanya butuh lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Sama dengan kemampuan blogwalking yang lebih rajin daripada ngpost satu postingan baru di blog. Sesungguhnya godaan untuk ngeblog itu amat sangat banyak. Sejak dulu rata-rata teman terdekat saya kalau ada apa-apa curhat ke saya. Walaupun hari ini curhat, seminggu lagi saya sudah lupa duduk permasalahannya apa. Tapi yaaa tetap aja cewek-cewek itu curhat ke saya. Secara tidak langsung mungkin saya dapat disebut sebagai orang yang terpercaya, tapi sekali lagi, perempuan ini butuh didengarkan sejenak saja. Kadang saya juga butuh didengarkan, tapi nggak nemu orang yang tepat, jadinya  yaa melalui blog aja hehe.

Keempat, ada feedback yang baik dari blog ini. Selain teman baru, bergabungnya kita ke dalam komunitas membuat jaring pertemanan semakin luas. Dan tidak bisa dipungkiri, berawal dari follow-follow-an, lalu ngobrol, saling komentar, hingga muncullah pemikiran baru yang mungkin belum pernah terpikirkan sebelumnya. Saya masih belajar, terlebih saat menjadi anak begini tentu berbeda dengan ketika mempersiapkan menjadi istri dan ibu, banyak hal yang harus saya pelajari secara lebih banyak dan utuh. Feedback yang diberikan teman-teman sekalian sangatlah membantu saya.

Kelima. Wawasan semakin luas dengan bertambahnya teman, bacaan, diskusi, uangpun mengikuti Alhamdulillah. Tidak dipungkiri sejak fokus membuat konten yang baik di blog ada saja rezeki yang hadir, walaupun ya saya belum memfokuskan diri untuk mengoptimalkan blog. Diundang ke Jakarta dalam satu acara besar sekelas kementerian saja sudah bikin saya bergetar, hadiah apa ini yaAllah terima kasih banyak. Selengkapnya: Ke Jakarta Gratis
Atau adakah teman-teman yang sudah menjadi fulltime bloger? Sharing dong hehe. 

MasyaAllah tabarakallah untuk teman-teman semua yang sudah memulai untuk menulis dan bergabung dengan komunitas pilihannya. Semoga ilmu yang kita dapatkan bermanfaat untuk dunia dan akhirat ya <3

Comments

Popular Posts

Mengapa Harus Pilih MRT?

Review CoHub Indonesia, Coworking Space di Medan

5 Alasan Mengapa Memilih Ruangguru!