Skip to main content

Tips Belajar Bahasa Arab Sejak Dini

 Assalamualaikum! Selama hidup seperempat abad ini saya tidak termasuk kepada anak yang ambis akan dunia perbahasaan. Maklum bukan pecinta sastra apalagi bahasa. Tapi gimana caranya biar di umur sekarang enggak bego-bego amat tentang bahasa terutama bahasa Arab. Yuk simak cara dibawah ya!

Pertama, sejak kecil sudah diangin-anginkan perihal bahasa yang banyak. Diselingkan menggunakan bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Arab. Mulai dari kosa kata yang mudah, kata yang diucapkan sehari-hari, dan yang biasa digunakan atau dilihat bahkan diucapkan. Banyak sekali board book yang berisi bahasa Arab, dan memang yang paling utama setiap ajaran adalah dari orang tua, jadi orang tua juga harus melatih anak sejak kandungan (kalau bisa).

Kedua, les mengaji. Sejak SD saya sudah dileskan untuk mengaji di luar dari sekolah formal. Dikarenakan kebutuhan pelajaran agama kurang memadai kalau belajar dari rumah.  Maka saya dan adik-adik saya dileskan. Belajar dari jam 15.00 hingga jam 17.30 membuat waktu ketika SD terasa padat dan sibuk sekali, bahkan tidak mampu lagi bermain bersama teman-teman tetangga. Mulai dari belajar bahasa Arab, tarekh, fiqih, arab melayu, nahwu, shorof, dsb.

Ketiga, bersekolah di sekolah agama, sehingga ada pelajaran tambahan berulang. Nah pelajaran ini lebih ke ilmu umum yang sudah ada kurikulumnya. Misal ketika SMP yang dipelajari sejarah sahabat rasul, ketika SMA beda lagi, dst. Saya bersekolah di MTs Negeri sehingga kurikulumnya mengikuti apa yang diatur oleh Departemen Agama.

Ikut ekstrakulikuler Bahasa Arab, selain bahasa Inggris, ada juga ekskul Bahasa Arab, terutama untuk yang ingin jago berkomunikasi dalam bahasa Arab. Nanti akan diajarkan teknik pidato, ceramah, menjadi MC, dsb. Kamu juga bisa ikut belajar online, banyak kok infonya beredar di internet, tinggal mencari yang paling ramah di kantong saja hehe.

Selain bahasa Arab digunakan sebagai bahasa dunia, bahasa Arab juga yang sering kita temui di buku agama kita, terlebih dalam Al-quran. Salah ucap salah arti, bahkan maknapun bisa berbeda. Rumit? Iya kalau tidak ada ilmunya. Saya ingin sekali belajar bahasa Arab lebih, mengingat dari ilmu yang saya dapatkan ketika sekolah dulu sepertinyaaa ilmu tersebut tidak saya hayati, jadi hanya sebatas untuk belajar, ujian, sudah begitu saja, Astaghfirullah, maka sejak awal, luruskan niat, niat kita hanya ingin beribadah melalui ilmu yang bisa kita pelajari di dunia.

Jika teman-teman punya info terkait les bahasa Arab ini, boleh di komen di postingan ini ya!

Comments

Popular Posts

Mengapa Harus Pilih MRT?

Review CoHub Indonesia, Coworking Space di Medan

5 Alasan Mengapa Memilih Ruangguru!