Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2021

Prioritas atau Dihargai, Pilih Mana?

Sebenarnya yang kita butuhkan itu apa? Rasa diprioritaskan atau sekadar rasa dihargai? Beberapa waktu yang lalu, saya all the time chit-chat about life dengan teman saya. She cares so much . Kalau ada apa-apa, dia respon, tetapi ya gitu, terkadang sehari, dua hari setelahnya. Awalnya saya senang, saya masih berasa diprioritaskan diantara kegiatannya sehari-hari. Dia masih mau meluangkan waktunya menghadapi saya yang mungkin kisahnya tidak begitu berfaedah sebenarnya 🤣 tetapi semakin ke sini, tidak jarang jika dia sedang sibuk atau tidak sibuk, sama sekali tidak membalas pesan saya. Kok bisa? Lalu tahun berganti. Saya sibuk, dia sibuk. Saya termasuk orang yang tidak begitu terlihat memprioritaskan seseorang kecuali keluarga dan pekerjaan. Sehingga jika ada hal urgent, saya balas, tetapi hanya sekadar menghargai keberadaannya. Saya menganggap, saya temannya, dia teman saya, dan kita berteman, tidak ada kata mantan teman. Saya menanggapi chatnya tapi ya seperlunya. Ketika balasann

5 Tips Sehat selama Puasa

Welcome Mei! Setelah melalui beberapa minggu puasa, dan mau finish nih, sudah bagaimana keadaannya? Istirahat cukupkah? Kerjaan aman? Hehe. Apalagi di musim hujan begini, rentan sekali kena hujan dan jadinya flu serta kepala pusing. Belum lagi kalau mau ke rumah sakit takut di suruh swab kita mah ya,  terus dikatain positif huhu banyak-banyak vitamin aja deh kalau sudah begitu. Tips olahraga yang membuat sehat? Gampang-gampang susah nih. Soalnya saya pribadi yang masih belajar bagaimana cara hidup sehat. Maklum tiap tahun ada aja sakitnya wkwkwk tapi ya Alhamdulillah aja, karena kan tiap sakit dosa yang sudah ada akan melebur menjadi pahala. Insha Allah. Ini hanyalah tips sehat nan mudah yang bisa dilakukan sehari-hari dan menunjang psikis. Untuk kesehatan fisik, mampir ke sini yuk! Hal Sederhana yang Bikin Bahagia Oke, pertama ! Jauhi stress! Stress ini emang berdampak banget sama kesehatan. Baru pas pagi kepikiran satu hal, eh malemnya udah muncul kemungkinan-kemungkinan lain

Momen Berkesan ketika Lebaran

Apa sih yang kalian ingat ketika berlebaran? THR? Makan ketupat, lontong, rendang, lemang? Berkumpulnya sanak famili dari banyak kota? Tidur rame-rame di ruang keluarga hingga menjelang Shubuh. Curhat sama yang gadis-gadis, mulai dari ngbahas kuliah, kerjaan, pacar, sampai ke calon suami. Yaaa gimana ya, belum ada yang menikah diantara cucu perempuan nenek, jadi pembicaraan tidak akan jauh dari pembahasan itu semua.  Lalu apa momen berkesan bagi saya? Ketika hari Eid nya, di momen ketika seluruh keluarga berbaris untuk bermaaf-maafan. Sebagai cucu tertua, rasanya tanggung jawab keluarga ini sedikit besar ada di pundak saya. Apalagi sebagai cucu pertama dari anak pertama. Berat, iya sepertinya. Semua mencontoh apa yang saya lakukan, jadi saya teliti betul akan hal-hal yang saya lakukan. Takut tiba-tiba ada yang mengikuti jejak kalau saya pacaran. Takut ada yang telminya menurun dari saya. Hal-hal yang sangat saya hindari sebagai seorang visioner dan perfeksionis. Walau ada juga hal-hal

Nastar, Kue Lebaran yang Wajib Ada

 Lebaran sebentar lagi. Enggak kerasa banget emang sih. Tau-tau sudah beberapa hari lagi. Lalu bagaimana persiapan kita? Sebenarnya tanpa persiapanpun Idul Fitri tetap datang, hanya kitanya saja yang diberikan umur sampai Idul Fitri atau tidak. Nah, ngomongin soal kue di masa lebaran, kalau kalian apa sih favoritnya di keluarga kalian? Kalau keluarga saya sih, nastar. Ya kue yang didalamnya ada lapisan selai nenas ini enggak tau mengapa sebelum lebaran juga sudah habis hehe. Walaupun memang tidak jago kalau urusan kue. Tapi setidaknya kami jago ketika makannya hahaha. Kadang kue habis ya gitu dicemilin aja gitu serumah wkwk. Tapi kenapa sih kok harus nastar? Pertama, tampilan nastar yang simpel bikin kebayang sama isinya dan enggak mau ribet, tinggal ambil, masuk ke mulut, selesai. Kedua, ada sensasi yang bikin shock ketika dia masuk ke mulut. Mulai dari lapisan nenasnya yang bikin geli akibat manisnya selai bikin kerasa banget lagi makan kue mahal, LOL. Ukurannya menyesuaikan dengan l

Rutinitas Sebelum Berbuka

Di hari-hari menjelang lebaran tiba, banyak banget nih kegiatan yang sebenarnya sudah sangat rutin kita laksanakan. Mulai dari bangun sahur, tahajud, puasa, ngaji, kajian, taraweh, hingga persiapan berbuka dan begitu selanjutnya. Tapi makin mendekati lebaran biasanya nih anak gadis disuruh beberes rumah, mulai dari ganti gorden, taplak meja, ngisiin kue lebaran, bahkan sampai decluttering dan bagi-bagiin hasil decluttering ke masyarakat yang membutuhkan. Kayaknya emang menyambut hari nan fitri harus dengan hati dan lingkungan yang bersih hehe supaya lebih sejalan aja. Tapi kalau sebelum berbuka kira-kira ngapain aja ya? Pertama, mempersiapkan diri untuk berbuka puasa. Mulai dari menghidang makanan di meja makanan, lengkap dengan snack dan minuman, sehabis sholat maghrib cus menghidang makanan beratnya. Kalau sudah tersaji gitu, kita juga enggak akan kerepotan pas mau buka puasa, sudah tinggal duduk tenang menunggu adzan hehe. Bingung mau buka pakai apa? Cobain Bolu Toba Medan ! Membaca

Sayur Sop, Favorit Keluarga Saat Sahur

Selama puasa sering banget nih ibu-ibu bingung mau masak apa. Ya karena saya belum jadi ibu-ibu mungkin saya enggak bisa banyak komentar hahahaha cuma ya gitu, dari yang saya jalani sebagai anak yang membantu orang tua di rumah, ibu saya selalu jarang ke pasar, kalau bahasanya di Medan itu pajak. Nah, palingan seminggu 2 atau bahkan hanya sekali. Jadi, sekali belanja itu banyak banget. Nah dari yang banyak itu, mulailah kita pilah dan atur sedemikian rupa di kulkas, persiapan inilah yang disebut dengan meal-preparation . Mulai dari mengupas bawang, lalu dimasukkan ke wadah dan dilapisi tisu. Memetik bayam, lalu memasukkan begitu saja di tupperware. Nah, yang begini juga masih saya pelajari sih hahaha. Cuaca kota Medan yang tidak menentu kadang siang panas terik dan sore hujan turun sederas-derasnya bikin imun tubuhpun bingung, harus banyak makanan yang mengandung air dan tentunya bervitamin. Termasuklah sayur sop yang membuatnya tidak perlu ada adegan menggoreng haha. Soalnya lagi meng

Resep Andalan Ketika Berbuka Puasa

Berbuka puasa adalah hal yang paling ditunggu setelah berlelah seharian menaham lapar dan dahaga. Tapi jangan lupa, ada lisan dan hati yang juga perlu dijaga ketika berpuasa. Menu berbuka puasa sebenarnya kalau tidak mau ribet bisa banget, terlebih di luar rumah tuh banyak banget kan yang jualan bukaan? Mulai dari gorengan, agar-agar, salad buah, kue lapis, kue dadar, bubur pedas, tapi ujungnya kalau berbuka di rumah pasti masak juga. Karena tidak yakin dengan rasa dan kehigienisan dari makanan tersebut. Nah, kira-kira apa saja yang biasa kami masak ketika berbuka hingga makan malamnya? Pertama, masih tetap gorengan. Pengganti gorengan di luar sana, saya dan keluarga suka sekali membuat perkedel. Resepnya hanya kentang, telur ayam, daun seledri, dan beberapa gram tepung terigu. Part terfavorit sih ketika menghancurkan kentangnya tadi menghaluskannya untuk dibentuk menjadi bulatan-bulatan lalu dibentuk pipih untuk di goreng. Kalian tentu sudah hafal dengan makanan satu ini ya. Kedua, pe

Bolu Toba Medan, Bolu Lembut Khas Medan

Halo semuanya! Gimana puasanya? Setelah di terpa hujan ditambah helm yang basah akibat tidak diangkat ketika hujan turun membuat kepala semakin nyut-nyutan. Dua hari berikutnya flu dan sakit kepala mulai terasa. Astaga, perasaan dulu main hujan-hujanan enak dan adem-adem aja. Ini pas "tidak sengaja" terkena air hujan, kok malah sakit? Langsung saya bedrest dan WFH, dikarenakan badan dan mukapun (semakin) pucat, akhirnya saya memutuskan tidak berpuasa. Mudah, iya? Menggantinya setelah lebaran itu PR banget 😂 Suhu badan sudah mulai normal, hanya tersisa flu saja yaudah saya langsung gercep di weekend itu pergi ke salah satu toko oleh-oleh di Medan yang wajib di coba. Wah ke mana? BOLU TOBA MEDAN! Yay. Walaupun hujan sempat mengguyur sejak belum berangkat hingga tiba di sana, namun semangat tidak boleh padam hihi, saya dan adik saya bergegas turun dari mobil untuk mengambil antrean di store Bolu Toba ini. Dan ini menjadi tempat yang Wajib Dikunjungi Kalau Kamu ke Medan! Mengapa

5 Tips Meningkatkan Produktivitas selama Puasa

 Puasa hari ke berapa ini? Alhamdulillah yaaa enggak kerasa minggu depan udah mau lebaran aja. Kayaknya waktu itu berjalan cepat banget rasanya. Siapa nih yang sudah khatam ngajinya 30 juz? MasyaAllah, kajian online gimana? Masih didengerinkan? Semoga kita selalu diberikan kemudahan dalam beribadah ya, dan semakin meningkat volumenya, tidak terputus, apalagi karena hal duniawi, Aamiin Allahumma Aamiin. Nah, gimana caranya di masa begini kita tetap menjaga produktivitas kita untuk bekerja dan beribadah? Tips ini sudah saya laksanakan sejak bekerja. Yuk kita simak! Pertama, bikin to do list setiap harinya. Biasanya ketika malam journaling gitu saya sekalian menuliskan apa saja yang harus saya kerjakan besok. Bahkan saya list memang kegiatan yang bersifat wajib, misal meeting dengan teman kantor, webinar yang wow yang harus saya ikuti, semua saya tuliskan di kalender di planner book saya. Tidak tahu mengapa ada kepuasan tersendiri saja jika menuliskan dengan tangan sendiri. Kalau di HP r

Olahraga Sederhana Selama Puasa

Olahraga di kala puasa di tahun sebelumnya sih masih semangat, sekarang?  Udah hari ke berapa ramadhan belum ada jogging ke jalan raya, padahal sebelum ramadhan minimal seminggu 2x hmmm mengapa ini. Sehabis Shubuh juga tidur lagi, karena emang kalau tidak tidur enggak tahan ngantuk di jalan pas mau pergi ke kantor. Maklum masih WFO. Pernah maksain enggak tidur, dan emang gak enak, jadi kayak keliyengan gitu huhu, cuma tipsnya memang jangan makan berat ketika sahurnya. Apalagi nasi putih hmmm jangan banyak-banyak. Beberapa kegiatan ini bisa dikategorikan olahraga sederhana selama puasa, yang mungkin bisa kamu coba di rumah. Selamat mencoba! Pertama, jalan santai di pagi atau sore hari 5-15 menit. Bisa ke jalan raya, ke gang sebelah rumah, yang penting nih kaki bergerak aja gitu ke sana-ke mari. Atau minimal ke masjid kan bergerak juga tuh ya hehehehe. Kedua, berjemur diantara jam 10-12 siang, ada vitamin D di matahari yang bagus untuk tubuh. Tapi kan sudah pakai skincare, sunscreen apal

Maskeran, Kegiatan Favorit Selama Ramadan

Ramadhan akan usai... Kalau ditanya kegiatan favorit, banyak banget sih ya. Mulai dari yang memang sering kita kerjakan, sampai hal receh yang enggak tau mengapa kenapa dikerjakan haha. Bulan ramadhan ini syukurnya banyakan WFH, jadi bisa agak selo dikit di rumah, tidak sekeras ketika di kantor hehe. Apa aja tuh kegiatannya? Yuk kita bahas guys! Kegiatan pertama, me time dengan baca buku. Yang pastinya buku yang berbau agama Islam ya guys. Lalu, decluttering digital, nah ini kegiatan sepele tapi banyak manfaatnya. Bayangkan kalau file HP banyak banget tuh, lama-lama lemot kan? Sama kayak laptop juga. Kegiatan begini nih enggak kerasa banget waktu berjalan tapi penting untuk dilakukan. Maka dari saya sendiri mewajibkan minimal sebulan sekali ngrapihin foto dan file di HP. Apalagi chat dan grup WA. Makin ke sini makin mikir, left aja gak sih kalau grupnya tidak ada faedahnya? Huhu. Kalau kamu gimana decluttering digitalnya? Ketiga, tidur. Yash... Istirahat yang cukup itu dibutuhkan bange

Puasa di Kala Pandemi

Puasa kedua kalinya di masa pandemi membuat kita sudah terlatih menghadapi bagaimana gejolak covid yang masih tinggi tetapi masih ingin berkumpul bersama keluarga. Kalau tahun lalu masih bisa mudik ke Siantar di hari kedua lebaran, kalau tahun ini full di rumah saja. Bahkan selama bulan puasa ini hanya 1x saya berbuka di luar. AMAZING. Selain takut akan covid itu sendiri, saya juga mengurangi berpapasan dengan banyak orang, ingin lebih banyak ibadah, mendekat kepada Allah. Saya juga bisa berhemat banyak dari tidak ikut bukber ini hehe. Kira-kira hal apa saja yang berubah ketika puasa berada di masa pandemi? Pertama, semua penjualan beralih ke online. Pedagang offline mau tidak mau harus mau belajar bagaimana caranya mengembangkan sayap ke dunia online ini. Mulai dari shopee, tokopedia, bukalapak, hingga promosi di akun instagram. Semakin ke sini jualan orang juga semakin beragam, mulai dari makanan, pakaian, hingga hampers yang dibalut dengan kain lembut untuk persiapan lebaran. Semua

Momen Sehat Bersama

Mungkin dari judulnya kedengaran, mengapa? Sakit? Lumpuh? Pincang? Hilang ingatan? Dan semua pertanyaan yang mengalir begitu saja. Bukan, ini bukan tentang saya. Tetapi tentang keluarga saya. Umur jelas bertambah, yang muda akan mengalami tua juga. Kita hanya menunggu saat dipanggil-Nya saja. Dulu kami dapat berbuka bersama, tertawa riang, berceloteh melihat satu sama lain. Senyuman itu merona. Kini, satu persatu hilang.  Tante kini berbaring di tempat tidur, penyakit yang menggerogoti tubuhnya membuat ia hanya bisa memiringkan ke kanan dan ke kiri. Begitu pula dengan atokku, dia hanya sulit bangkit, berjalan, namun semangatnya tak pernah surut ke masjid, Alhamdulillah. Mungkin bisa dibilang saya tidak akan begitu banyak bercerita, hanya untaian puisi mungkin ya yang bisa saya wakilkan dari perasaan saya. Ada saat dimana hidup ini terasa melelahkan Ingin mengeluh tapi hendak ke mana Berlari tapi tak bertujuan Beberapa dari kita tentu paham Ada hal yang patut diperjuangkan Tetapi